Komisi V DPR Kunjungan Lapangan, Ditjen Prasarana Strategis Pastikan Sekolah Rakyat Aman,Tepat Waktu dan Berkualitas
BANDUNG — Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tetap mengedepankan kualitas dan keamanan konstruksi. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu, 1 April 2026.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto turun langsung mendampingi rombongan DPR yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V Roberth Rouw. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek Sekolah Rakyat di atas lahan 6 hektare berjalan sesuai target dan standar yang ditetapkan.
Roberth mengatakan proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026. Ia meminta percepatan tetap dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan bangunan, terutama ketahanan terhadap bencana.
“Seluruh bangunan harus memberi rasa aman, terutama tahan gempa, dan nyaman karena dibangun sesuai standar kualitas,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Bisma memastikan pihaknya menerapkan standar konstruksi tahan gempa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan tiang pancang hingga kedalaman 12 meter untuk memperkuat struktur bangunan.
Untuk mengejar target penyelesaian, Kementerian PU juga akan menambah sekitar 2.500 tenaga kerja pada Mei mendatang di tiga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung, Bekasi, dan Bogor. Setiap lokasi akan mendapat tambahan sekitar 800 pekerja.
Selain struktur utama, kualitas material juga menjadi perhatian. Genteng yang digunakan dipilih dari bahan yang kuat, baik produksi tradisional maupun pabrikan, guna menjamin daya tahan bangunan dalam jangka panjang.
Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Jonny Zainuri Echsan menjelaskan, pembangunan di lokasi tersebut mencakup gedung serbaguna, rumah ibadah, sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, serta asrama.
Pemerintah Kabupaten Bandung turut mendukung proyek ini, terutama dalam aspek administrasi seperti penyediaan lahan dan perizinan. Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyatakan komitmen daerah untuk mempercepat realisasi pembangunan.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian PU, antara lain Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Triono Junoasmono dan Inspektur IV Moch. Yusuf Hariagung.***Hendra/Cipta