Kejar Target Juni 2026, Kementerian PU Percepat Pembangunan 104 Sekolah Rakyat
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Langkah ini ditempuh untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak.
Percepatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama sejumlah direktur operasional BUMN Karya pada Jumat, 27 Maret 2026. Rapat dipimpin Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto, didampingi jajaran pejabat terkait.
Dalam forum itu, pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan pada Juni 2026. Untuk mengejar target, berbagai strategi disiapkan, mulai dari penambahan tenaga kerja, pengaturan kerja siang dan malam, hingga peningkatan dukungan alat berat dan material konstruksi.
“Diperlukan upaya lebih besar dan kerja ekstra dari seluruh pihak. Komunikasi intensif menjadi kunci untuk memastikan progres dan mengatasi kendala di lapangan,” kata Bisma.
Saat ini, sebanyak 104 unit Sekolah Rakyat tengah dibangun di sejumlah wilayah. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menggantikan sekolah rintisan yang selama ini digunakan, dengan sarana yang lebih lengkap dan representatif.
Selain konstruksi, Kementerian PU juga menyiapkan sarana pendukung, termasuk meubelair sesuai spesifikasi teknis. Kesiapan ini dinilai penting agar sekolah dapat langsung beroperasi optimal saat pembangunan rampung.
Pemerintah juga mengacu pada evaluasi tahap sebelumnya, terutama dalam memastikan penyedia jasa mampu menyelesaikan pekerjaan tepat mutu, waktu, dan biaya.
Melalui percepatan terintegrasi ini, Kementerian PU optimistis proyek Sekolah Rakyat dapat selesai sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan di Indonesia.***Maulana/Cipta