Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 H :"Menebar Maslahat, Menguatkan Ukhuwah, dan Merajut Masa Depan Umat"
WIB
Jelang Lebaran, Ditjen Prasarana Strategis Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat dan Stadion Sudiang

Jelang Lebaran, Ditjen Prasarana Strategis Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat dan Stadion Sudiang

Sabtu, 07 Maret 2026 | Kompu PS | 241

MAKASSAR — Menjelang Lebaran, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan. Dua proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Sekolah Rakyat tahap II dan Stadion Sudiang di Kota Makassar.


Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto bersama Sekretaris Ditjen Prasarana Strategis Essy Asiah dan Inspektur IV Inspektorat Jenderal Moch. Yusuf Hariagung meninjau langsung progres pembangunan kedua proyek tersebut pada Jumat, 6 Maret 2026. Peninjauan lapangan itu turut didampingi Kepala Satuan Kerja Prasarana Permukiman Sulawesi Selatan Iwan serta Pejabat Pembuat Komitmen Martinus.


Dalam peninjauan tersebut, Bisma meminta agar pekerjaan konstruksi terus dipercepat menjelang Idulfitri. Ia juga mengingatkan agar pekerjaan tidak berhenti selama masa cuti bersama Lebaran.



“Kami minta pekerjaan tetap berjalan sehingga target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal,” kata Bisma.

Pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Makassar merupakan bagian dari proyek di empat lokasi dengan nilai kontrak keseluruhan mencapai Rp 974,81 miliar. Kontrak proyek dimulai pada 17 November 2025 dan ditargetkan rampung pada 30 Juni 2026.


Di kawasan tersebut akan dibangun sedikitnya 32 bangunan serta sarana dan prasarana pendukung. Fasilitas yang disiapkan antara lain ruang kelas untuk jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, dapur, serta guest house.


Selain itu, proyek juga mencakup pembangunan lapangan upacara dan lapangan sepak bola, lapangan basket, rumah genset, tempat penampungan sementara (TPS), green house, instalasi air bersih, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta instalasi limbah dapur. Fasilitas lain yang dibangun meliputi area parkir kendaraan, gudang, pos satpam, area lanskap, gedung serbaguna, masjid, dan pagar kawasan.


Di lokasi yang berbeda, pemerintah juga tengah membangun Stadion Sudiang di atas lahan seluas 12 hektare. Stadion ini dirancang mampu menampung hingga 27 ribu penonton.


Anggaran pembangunan stadion mencapai Rp 637,15 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan tribun timur, selatan, dan barat, serta bangunan utama stadion beserta kawasan lanskap dan akses menuju stadion.


Proyek stadion tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 540 hari kalender dan ditargetkan selesai pada 22 Juni 2027. Sementara masa pemeliharaan direncanakan berlangsung selama 180 hari kalender.


Hingga akhir 2026, bobot pembangunan stadion ditargetkan mencapai 70,9 persen. Pemerintah berharap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut dapat mendukung pengembangan pendidikan sekaligus fasilitas olahraga di Sulawesi Selatan.***Hendra/Cipta Sutjipta