Di Kebut di Bawah Terik Matahari, Dirjen PS Cek Langsung Sekolah Rakyat Tahap 2
MEDAN - Debu konstruksi masih beterbangan ketika Bisma Staniarto melangkah menyusuri area pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 2 di Kota Medan, Kamis, 12 Februari 2026. Di tengah tekanan target waktu dan tuntutan mutu, ia memastikan proyek pendidikan itu tidak sekadar berdiri cepat, tetapi juga kokoh dan aman.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan fisik bangunan sekaligus mengevaluasi kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan. Gedung sekolah, asrama murid, asrama guru, hingga fasilitas pendukung tak luput dari pemeriksaan. Aspek keselamatan kerja dan kualitas struktur menjadi perhatian utama.
Laporan lapangan menunjukkan progres pembangunan terus bergerak. Namun evaluasi rutin tetap dilakukan untuk menjaga ritme pekerjaan dan mengidentifikasi titik-titik yang perlu percepatan agar target penyelesaian tercapai sesuai jadwal.
“Yang kita kejar bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi kualitasnya harus terjamin,” ujar Bisma di sela kunjungan.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu dengan konsep berasrama. Selain menyediakan ruang belajar, kawasan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter dan lingkungan belajar yang lebih terkontrol serta kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dalam kesempatan itu, Dirjen juga berdialog dengan pelaksana proyek dan para pekerja untuk memastikan koordinasi di lapangan berjalan efektif, terutama dalam menghadapi tantangan teknis.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 2 di Medan merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas. Pemerintah menargetkan kehadiran infrastruktur ini dapat memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas pendidikan yang layak dan representatif.
Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya mengawal pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.***Ryan/Cipta Sutjipta