Progres Hunian Sementara Aceh Tamiang 2 Tembus 92,5 Persen, Dirjen Prasarana Strategis Turun Tangan

Progres Hunian Sementara Aceh Tamiang 2 Tembus 92,5 Persen, Dirjen Prasarana Strategis Turun Tangan

Kamis, 12 Februari 2026 | Kompu PS | 141

ACEH TAMIANG — Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Bisma Staniarto, meninjau langsung pembangunan Hunian Aceh Tamiang 2 yang progresnya telah mencapai 92,50 persen. Pemerintah menargetkan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Gampong Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang segera dapat ditempati.


Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian sementara berjalan sesuai target, baik dari sisi progres fisik maupun mutu konstruksi.

Berdasarkan laporan per 10 Februari pukul 17.00 WIB, progres fisik pembangunan telah mencapai 92,50 persen. Hunian ini dibangun dengan metode konstruksi modular fabrikasi yang memungkinkan percepatan pengerjaan tanpa mengabaikan standar keamanan dan kenyamanan bangunan.


Kawasan Hunian Aceh Tamiang 2 terdiri atas 13 blok dengan total 156 unit, yang diperuntukkan bagi 156 kepala keluarga terdampak bencana. Penataan kawasan dirancang terstruktur dengan dukungan infrastruktur dasar dan fasilitas komunal untuk menunjang kebutuhan penghuni.


Sejumlah fasilitas yang disediakan antara lain kamar mandi komunal, dapur bersama, ruang komunal, jaringan air bersih, tempat penampungan sementara sampah, suplai listrik dari PLN dan genset cadangan, musholla, jalan lingkungan, ruang cuci dan jemur, serta instalasi pengolahan air limbah. Area tersebut juga dilengkapi ruang terbuka dan taman guna menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan humanis.


Dalam peninjauan, rombongan memastikan pemasangan tiang listrik, pembangunan saluran perpipaan, penyebaran batu kerikil pada akses jalan lingkungan, serta penataan ruang terbuka hijau berjalan sesuai spesifikasi teknis. Sejumlah alat berat, termasuk excavator, masih beroperasi untuk mendukung penyelesaian tahap akhir pekerjaan.


Kehadiran Direktur Jenderal dan Kepala Satuan Kerja di lokasi menjadi bagian dari pengawasan langsung pemerintah terhadap percepatan penanganan pascabencana.


Pembangunan hunian ini tidak hanya difokuskan pada penyediaan tempat tinggal sementara, tetapi juga pada penciptaan lingkungan yang aman dan tertata guna mendukung pemulihan sosial warga.


Melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penyediaan hunian sementara di Aceh Tamiang agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan lebih tenang sambil menunggu pembangunan hunian tetap.***Ryan/Cipta