Memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 tanggal 26 Januari 2026 : "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal"
Memperingati Hari Pendidikan Internasional 24 Januari 2026
Memperingati Hari Patriotik 23 Januari 2026
PRAY FOR SUMATERA BARAT, SUMATERA UTARA DAN ACEH
HARI BAKTI KE-80 PU : "80 Tahun Pekerjaan Umum, Infrastruktur Berkeadilan Rakyat Sejahtera Indonesia Maju"
WIB
Kementerian PU Rampungkan Gedung UNISRI Solo

Kementerian PU Rampungkan Gedung UNISRI Solo

Senin, 26 Januari 2026 | Kompu PS | 60

SOLO - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus memperkuat dukungan terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Salah satu wujud komitmen tersebut ditandai dengan rampungnya pembangunan gedung Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) di Kota Surakarta, Jawa Tengah.


Pembangunan gedung UNISRI dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Jawa Tengah sejak 23 Desember 2024. Proyek ini telah mencapai Penyelesaian Pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) pada 13 November 2025, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.


Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi harus dilakukan secara profesional, terencana, dan berorientasi pada mutu. Menurut dia, kedisiplinan dalam pelaksanaan pekerjaan menjadi kunci agar pembangunan selesai tepat waktu dan memenuhi standar teknis. “Infrastruktur pendidikan tinggi yang baik akan menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujar Dody.


Gedung Universitas Slamet Riyadi Solo dibangun dengan luas sekitar 7.845 meter persegi, terdiri atas tujuh lantai dan satu rooftop. Fasilitas yang disediakan mencakup ruang kuliah, laboratorium, ruang dosen dan program studi, mushala, aula, coworking space, ruang rapat, area parkir, serta fasilitas ramah difabel. Seluruhnya dirancang untuk menunjang kegiatan akademik yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran masa kini.


Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto mengatakan pembangunan infrastruktur perguruan tinggi tidak semata menyediakan bangunan fisik. “Kami menyiapkan ruang belajar, riset, dan interaksi akademik yang mendukung proses pendidikan secara menyeluruh, dengan pendekatan teknis yang matang, aman, dan berkelanjutan,” kata Bisma.


Selama pelaksanaan, pengawasan manajemen konstruksi dilakukan secara ketat untuk memastikan mutu bangunan, keselamatan kerja, dan efisiensi proyek. Pengendalian kualitas menjadi bagian dari komitmen Ditjen Prasarana Strategis dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan tinggi yang andal dan berumur panjang.


Rampungnya pembangunan gedung UNISRI Solo diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas kegiatan belajar mengajar, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Dukungan Kementerian PU ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ekosistem pendidikan, riset, dan inovasi di Indonesia..***Maulana/CIpta