DJPS Matangkan Persiapan Pembangunan RSUD Poso
JAKARTA — Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum mematangkan persiapan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Poso, Sulawesi Tengah. Finalisasi administrasi dan aspek teknis dilakukan sebelum penandatanganan kontrak pembangunan.
Pembahasan melibatkan Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara, Plt. Sekretaris Ditjen Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo, Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang, Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya Irawanto, serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Tengah.
Kuswara mengatakan sebagian besar dokumen administrasi telah disiapkan.
Penandatanganan kontrak akan dilakukan setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap. Salah satu opsi lokasi penandatanganan adalah di RSUD Poso.
“Kelengkapan administrasi menjadi penting karena itu merupakan dasar untuk kita bekerja sesuai dengan aturan dan ketetapan yang berlaku,” ujar Kuswara.
Pembangunan RSUD Poso direncanakan berlangsung pada Tahun Anggaran 2026–2027. Pemerintah Kabupaten Poso diharapkan mendukung kelancaran proyek melalui koordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Manajemen Konstruksi akan mengawal pelaksanaan pekerjaan agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana, jadwal, mutu, dan spesifikasi teknis dalam kontrak. Koordinasi antara penyedia jasa, Manajemen Konstruksi, satuan kerja, PPK, dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci pelaksanaan proyek.
DJPS menargetkan pembangunan RSUD Poso berlangsung tertib, tepat mutu, tepat waktu, dan akuntabel sehingga dapat memperkuat dukungan infrastruktur kesehatan bagi masyarakat Poso.***Fajar/Cipta Sutjipta