Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Mari meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dengan memperkuat iman, menebarkan kebaikan, serta bekerja dan mengabdi dengan penuh amanah untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa.
WIB
Kementerian PU Dorong Penyelesaian Rumah Sakit Pendidikan Unsrat

Kementerian PU Dorong Penyelesaian Rumah Sakit Pendidikan Unsrat

Jumat, 21 Agustus 2026 | Kompu PS | 45

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis mendorong penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado.


Proyek tersebut diharapkan memperkuat layanan kesehatan, pendidikan kedokteran, dan penelitian di Sulawesi Utara.

Pembahasan dilakukan dalam audiensi antara Plt.


Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara dan Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.


RSPTN Unsrat merupakan konstruksi dalam pengerjaan (KDP) dengan luas bangunan mencapai 38.495 meter persegi. Ditjen Prasarana Strategis sebelumnya telah melakukan survei kondisi bangunan sebagai bagian dari penyiapan usulan penyelesaian pembangunan.


Kementerian PU meminta Unsrat melengkapi dokumen readiness criteria yang diperlukan untuk memproses usulan pembangunan. Unsrat menyatakan siap melengkapi persyaratan dan memperkuat koordinasi dengan Kementerian PU.


Kementerian PU juga telah menyampaikan surat kepada Menteri Sekretaris Negara terkait pengusulan anggaran penyelesaian proyek tersebut. Pembangunan diharapkan dapat dilaksanakan secara bertahap pada periode 2026–2028 sesuai kesiapan dan ketentuan yang berlaku.


Kuswara mengatakan rumah sakit pendidikan memiliki fungsi strategis karena tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pendidikan dan penelitian perguruan tinggi.


“Pembangunan RSPTN tidak hanya menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga mendukung pendidikan dan penelitian. Karena itu, seluruh persyaratan perlu segera disiapkan agar proses pembangunan dapat berjalan optimal,” ujar Kuswara.


Jamaluddin Jompa mengatakan Unsrat berkomitmen melengkapi dokumen yang dibutuhkan dan terus berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.


Penyelesaian RSPTN Unsrat diharapkan memperkuat kapasitas layanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran dan penelitian. Fasilitas tersebut juga diharapkan memberi manfaat bagi civitas akademika dan masyarakat Sulawesi Utara.***Maulana/Cipta Sutjipta