Ditjen Prasarana Strategis Dorong Pembangunan Fakultas Kedokteran Unima Bertahap
JAKARTA — Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum berkoordinasi dengan Universitas Negeri Manado (Unima) terkait rencana pembangunan gedung Fakultas Kedokteran dan laboratorium di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Pembangunan diperkirakan membutuhkan anggaran Rp519 miliar.
Rencana tersebut disampaikan perwakilan Unima dalam audiensi dengan Plt. Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara. Kedua gedung akan dibangun di Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan, di atas lahan seluas sekitar 7,5 hektare dan dirancang menampung hingga 6.988 mahasiswa.
Perwakilan Unima, Raynaldo Heydemans dan Brayen, mengatakan pembangunan mengacu pada Surat Rektor Unima Nomor 308/UN41/PR/2026 tertanggal 5 Februari 2026. Saat ini Unima tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) serta memproses penelaahan Menteri Sekretaris Negara terkait permohonan dukungan anggaran atas direktif Presiden.
Kuswara mengatakan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran. Gedung A, misalnya, dapat lebih dulu dibangun untuk kebutuhan dekanat dan ruang kuliah, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan laboratorium dan fasilitas lainnya.
Ia juga meminta Unima melengkapi sejumlah dokumen persyaratan, antara lain Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), serta komitmen pematangan lahan.
Pembangunan tersebut masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2026 tentang Penugasan Khusus dalam Rangka Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur.
Kuswara memastikan Ditjen Prasarana Strategis mendukung pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan tersebut.
Dalam audiensi itu, Kuswara didampingi Plt. Sekretaris Ditjen Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo, Plt. Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis Aris Rudianto Nugroho, serta sejumlah pejabat administrator.***Hendra/Cipta Sutjipta