DJPS Paparkan Progres Sekolah Rakyat dan Madrasah di Bali, Jembrana Diusulkan Masuk 2027

DJPS Paparkan Progres Sekolah Rakyat dan Madrasah di Bali, Jembrana Diusulkan Masuk 2027

Senin, 20 Juli 2026 | Kompu PS | 145

BALI – Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum memaparkan capaian dan rencana pembangunan prasarana strategis di Bali dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Wilayah Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Senin, 20 Juli 2026.


Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara menyampaikan seluruh program DJPS di Bali pada 2025 telah rampung. Kegiatan itu meliputi rehabilitasi dan renovasi sejumlah madrasah serta renovasi Sekolah Rakyat Rintisan Tahap 1A di Kabupaten Tabanan.


Pada 2026, DJPS melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Karangasem serta rehabilitasi dan renovasi madrasah di Kabupaten Buleleng, Karangasem, Bangli, Gianyar, Klungkung, dan Kota Denpasar. Pembangunan Sekolah Rakyat Karangasem kini memasuki tahap akhir, sementara kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai sebagai persiapan operasional.


DJPS juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jembrana pada 2027. Namun, usulan tersebut masih menunggu penyelesaian administrasi, terutama terkait status lahan dan dokumen pemanfaatan ruang.


Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Bali itu dihadiri Menteri Pariwisata, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Ekonomi Kreatif, Wakil Menteri ATR/BPN, Gubernur Bali, serta para bupati dan wali kota se-Bali.


AHY mengatakan forum tersebut bertujuan menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan Bali berjalan terpadu serta tetap memperhatikan karakteristik dan kearifan lokal.


Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, pembangunan prasarana strategis diharapkan memperkuat layanan pendidikan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Pulau Dewata.***Fajar/Cipta Sutjipta