DJPS dan Kemenpora Percepat Alih Status Fasilitas Olahraga untuk Dukung Persiapan Atlet Nasional

DJPS dan Kemenpora Percepat Alih Status Fasilitas Olahraga untuk Dukung Persiapan Atlet Nasional

Kamis, 07 Mei 2026 | Kompu PS | 47

JAKARTA - Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum kembali melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait percepatan proses alih status dan hibah fasilitas olahraga yang telah dibangun pemerintah, Kamis, 7 Mei 2026.


Audiensi tersebut dipimpin Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro. Sementara dari pihak DJPS hadir Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Prasarana Strategis Agung Hari Prabowo serta Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya, Feriqo Asya Yogananta beserta jajaran.


Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah aspek teknis guna mempercepat proses administrasi dan legalitas aset fasilitas olahraga. DJPS dan Kemenpora sepakat bahwa penyelesaian status aset perlu segera dilakukan agar fasilitas yang telah selesai dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.


Salah satu proyek yang menjadi pembahasan ialah Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC), yang dipersiapkan sebagai pusat pembinaan atlet muda nasional. Pemerintah menilai keberadaan fasilitas tersebut penting untuk menunjang program pembinaan atlet menghadapi berbagai ajang internasional, termasuk Olimpiade.


Menurut kedua instansi, keterlambatan proses alih status dapat menghambat pemanfaatan fasilitas olahraga meskipun bangunan secara fisik telah siap digunakan. Karena itu, percepatan administrasi dinilai menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional.


Dalam kesempatan tersebut, DJPS menyatakan komitmennya mempercepat penyelesaian proses alih status prasarana olahraga. Sementara Kemenpora menyatakan siap mendukung percepatan dari sisi administrasi dan legalitas aset.


Koordinasi antara DJPS dan Kemenpora disebut akan terus dilakukan secara intensif hingga seluruh proses alih status dan hibah fasilitas olahraga dapat diselesaikan.***Hendra/Cipta Sutjipta