Kementerian PU Kaji Usulan Pengembangan Stadion Swarna Bhumi dan Pembangunan Islamic Center di Jambi

Kementerian PU Kaji Usulan Pengembangan Stadion Swarna Bhumi dan Pembangunan Islamic Center di Jambi

Kamis, 23 April 2026 | Kompu PS | 59

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis menerima audiensi Pemerintah Provinsi Jambi yang dipimpin Gubernur Jambi, Al Haris, pada Rabu, 22 April 2026. Pertemuan tersebut membahas usulan penguatan infrastruktur strategis di daerah, khususnya sektor olahraga dan keagamaan.


Audiensi turut dihadiri Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Jambi, Wahyudi, dan disambut Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto. Hadir pula Pelaksana Tugas Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis, Lalu Hery Gunawan, serta Kepala Subdirektorat Strategi, Program, dan Anggaran, Magdalena Lely Purwani.


Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi Jambi mengusulkan pembangunan fasilitas tambahan di Stadion Swarna Bhumi serta pembangunan Jambi Islamic Center. Kedua proyek tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di daerah.


Al Haris mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya sepak bola, perlu diimbangi dengan ketersediaan sarana yang memadai. “Antusiasme masyarakat Jambi terhadap sepak bola sangat tinggi, sehingga peningkatan kapasitas dan fasilitas stadion menjadi kebutuhan,” ujarnya.


Selain sektor olahraga, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan Islamic Center sebagai pusat kegiatan keagamaan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan dan pengembangan aktivitas umat Muslim yang jumlahnya terus meningkat di Jambi.


Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan kesiapan mendukung rencana tersebut, termasuk dalam penyediaan lahan serta koordinasi lintas sektor guna memperlancar proses pembangunan.


Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan akan menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian teknis sesuai dengan ketentuan dan prioritas pembangunan nasional. Pemerintah menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga memberi dampak sosial yang luas bagi masyarakat.***Aldo/Cipta Sutjipta